Jumat, 23 Oktober 2009

tugas retorika, pidato

Nama : Dewi Yanti
No. stambuk :B 501 07 111
Kelas : A ( ganjil)
Mata kuliah : Retorika

Assalamualaikum Wr. Wb
Yang saya hormati pak Achmad Herman selaku dosen mata kuliah retorika, serta teman –temanku yang amat saya cintai..

Assalamu alaikum wr.wb
Selamat siang dan salam sejahtera untuk kita semua…

Puji syukur patut kita panjatkan atas kehadirat Allah AWT, karena ats berkat dan rahmatNya lah sehingga kita masih diberikan ksempatan untuk sama-sama hadir dalam mata kuliah retorika pada siang hari ini dan tentunya ditempat yang berbahagia ini pula.

Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk berpidato singkat mengenai betapa pentingnya bersyukur itu. Apa yang dimaksud dengan bersyukur? Bersyukur berarti berterima kasih kepada Tuhan karena suatu hal. Yang lebih penting adalah makna yang terkandung didalamnya. Rasa syukur adalah ungkapan takjub dan terima kasih yang keluar dari hati seseorang sebagai akibat dari suatu keadaan atau tindakan yang ia lakukan.

Ada sebuah ungkapan, “ rumput tetangga lebih hijau dibandingkan rumput sendiri”. Kadangkala jika kita melihat sebuah keberhasilan orang lain dari luar, biasanya otomatis kita memikirkan bahwa dia memiliki nilai lebih bila dibandingkan dengan diri kita sendiri. Padahal diri kita sesungguhnya banyak memiliki kelebihan, namun sering tidak kita sadari bahkan kita abaikan.

Tuhan sudah menciptakan kita sebagai pribadi yang unik dan istimewa. Kuasa-Nya telah mengaruniakan banyak kelebihan dalam diri kita. Jadi, untuk apa tampil didunia ini sebagai orang lain? Mengapa kita tidak tampil menjadi diri sendiri secara jujur dan sederhana.walaupun terkadang kita mearsa akan lebih diterima disebuah lingkungan bila kita menjadi pribadi yang berbeda dari yang seharusnya.

Lagu “Ku Bukan Superstar” dari Project Pop barangkali tepat menguraikan tentang kejujuran. Lirik lagu tersebut dengan jujur mengatakan bahwa saya bukan Superstar, melainkan hanya orang biasa . Perlu sebuah keberanian untuk memiliki kejujuran seperti ini. Dan, hal tersebut hanya dapat dimiliki oleh orang-orang yang memiliki pengenalan yang baik terhadap dirinya sendiri.

Mungkin teman-teman pernah melihat seseorang yang berasal dari keluarga yangterpandang serta dari keluarga yang kaya,mobil,handphone mahal,tas bermerk,bahkan bergaul dengan sesamanya yang berasal dari golongan yang merutnya sama dengannya.terkadang orang yang menonjolkan kelebihan dalam dirinya secara tidak langsung dia sebenarnya menutupi kekurangan yang dia miliki..

Saya bersyukur memiliki orang tua yang begitu menyayangiku. Saya bersyukur bisa kuliah di universitas negeri di daerahku. Saya bersyukur memiliki tetangga, teman dan sahabat yang peduli. Saya bersyukur bisa mengenal banyak orang yang begitu hebat.Saya beryukur menjadi orang Indonesia, hidup di era reformasi yang bebas mengemukakan ide dan pendapat. Dan masih banyak lagi ungkapan syukur yang sering kita dengar.

Lalu, apakah hanya sampai dengan mengucapkan syukur saja? Tentunya tidak teman-teman. Yang terpenting adalah mengaktualisasikan rasa bersyukur secara nyata dalam kehidupan ini. Bersyukur memiliki orang tua yang tanpa pamrih sudah membesarkan, merawat dan mendidik kita. Apakah kita telah membalas kebaikan mereka, bersikap hormat misalnya, berbakti dan membantu kesulitan mereka sesuai dengan kemampuan yang kita miliki.

Jadi mengapa kita sering lupa bersyukur ?Mungkin kita menganggap bahwa kehidupan dan segala yang kita alami atau miliki merupakan hal yang memang seharusnya terjadi pada kita). Kita tidak menyadari bahwa semuanya itu adalah anugerah Tuhan Yang Maha Esa, termasuk nafas yang Ia beri ketika kita bangun tidur di pagi hari atau air yang kita minum dan kesehatan yang kita miliki.

Untuk itulah dalam setiap hal dan peristiwa kita perlu senantiasa bersyukur. Jangan hanya pada saat-saat terbaik saja kita beryukur. Pada saat mengalami kesulitan, putus cinta, cobaan, kegagalan yang menimpa kita, kita harus mampu tetap setia untuk bersyukur. Karena Tuhan dengan kesetiaanNya pula, akan tersenyum menyapa kita dan tak akan pernah berpaling dari umat Nya yang selalu mengucap syukur dalam segala hal.
Nah, teman-teman mulai sekarang belajarlah untuk terbiasa mengucap syukur atas setiap kenikmatan yang kalian rasakan dengan mengucapkan Alhamdulillah baik dalam suka maupun duka kalian.

Sekian pidato dari saya ,lebih dan kurangnya saya mohon maaf..
Wabillahi taufik walhidayah
Wassalamu Alaikum Wr.Wb

Kamis, 22 Oktober 2009

belajar buat blog

kawan2 maklum yah baru belajar..dan ternyata blogq jadi 2..bingung jadinya
sang dewi cokelat dan the dewy chocolates